Review Makna Lagu One Dance: Berdansa Satu Kali Lagi. One Dance, single Drake featuring Wizkid dan Kyla yang dirilis April 2016 sebagai bagian dari album Views, tetap menjadi salah satu lagu paling ikonik dan sering diputar ulang hingga awal 2026. Hampir sepuluh tahun sejak rilis, lagu ini terus mendominasi playlist “summer night vibe”, “dancehall nostalgia”, dan “late night drive” di Spotify serta TikTok, dengan lebih dari 3,1 miliar streaming global. Di balik beat dancehall yang ringan dan vokal Drake yang halus, One Dance menyimpan makna yang sangat intim tentang keinginan berdansa satu kali lagi dengan seseorang yang spesial—momen terakhir sebelum semuanya berakhir, penuh kerinduan, chemistry yang masih ada, dan perasaan “biarkan malam ini jadi milik kita”. Lagu ini bukan sekadar dance track; ia adalah pengakuan bahwa kadang satu tarian lagi bisa menjadi cara terbaik untuk mengucapkan selamat tinggal. INFO GAME

Lirik yang Intim dan Penuh Kerinduan: Review Makna Lagu One Dance: Berdansa Satu Kali Lagi

Lirik One Dance dibuka dengan nada yang sangat pribadi: “That’s why I need a one dance / Got a Hennessy in my hand”. Drake langsung menggambarkan situasi malam hari—minum Hennessy, musik mengalun, dan keinginan kuat untuk berdansa dengan satu orang tertentu. Refrain ikonik “One dance, one dance / That’s why I need a one dance” berulang seperti permohonan—bukan tentang cinta abadi, melainkan tentang satu momen terakhir yang ingin dirasakan sepenuhnya sebelum semuanya hilang.
Verse Drake penuh dengan detail sensual dan emosional: “Gyal, you got me in a vibe / Come and dance with me tonight”. Ia menggambarkan chemistry yang masih menyala, meski hubungan sudah berakhir atau hampir berakhir. Wizkid di bagiannya menambahkan nuansa dancehall autentik dengan lirik dalam dialek Nigeria yang memperkaya rasa malam tropis: “Baby, turn around, let me see something”. Kyla di chorus memberikan sentuhan vokal yang lembut dan melankolis, membuat lagu terasa seperti bisikan di telinga saat berdansa.
Lirik ini sengaja dibuat repetitif dan sederhana agar mudah diingat dan dirasakan. Tidak ada konflik besar atau drama berat; hanya kerinduan untuk satu tarian lagi—sebuah cara untuk mengenang apa yang pernah indah sebelum semuanya benar-benar berakhir.

Melodi Dancehall yang Adiktif dan Vokal yang Hangat: Review Makna Lagu One Dance: Berdansa Satu Kali Lagi

Melodi produksi yang dibuat oleh Noah “40” Shebib, Nineteen85, dan Wizkid sangat ringan dan adiktif: beat dancehall yang lembut, bass yang mengalun, dan tempo sedang sekitar 104 bpm memberikan nuansa malam musim panas yang sensual. Tidak ada drop besar atau elemen EDM berat; semuanya mengalir mulus seperti gerakan dansa yang pelan tapi penuh perasaan.
Vokal Drake di lagu ini sangat halus dan intim: nada rendah yang santai, delivery yang terasa seperti bisikan, dan auto-tune ringan yang menambah tekstur. Wizkid membawa nuansa dancehall autentik dengan vokal yang lebih tinggi dan playful, sementara Kyla memberikan harmoni chorus yang hangat dan melankolis. Kombinasi ketiganya membuat lagu terasa seperti obrolan malam antara tiga orang yang saling melengkapi—satu momen intim yang ingin dirasakan sepenuhnya.

Makna Lebih Dalam: Satu Tarian Terakhir Sebagai Perpisahan

Di balik kesan lagu dansa ringan, One Dance sebenarnya bicara tentang pertemuan terakhir atau satu malam terakhir dengan mantan kekasih. “One dance” adalah metafora untuk momen terakhir sebelum semuanya benar-benar berakhir—kesempatan terakhir untuk merasakan chemistry yang dulu ada, sebelum kembali ke kenyataan bahwa hubungan itu sudah tidak bisa diselamatkan. Drake pernah mengatakan bahwa lagu ini terinspirasi dari pengalaman pribadi tentang malam di klub di mana ia bertemu kembali dengan seseorang dari masa lalu, dan satu tarian menjadi cara terbaik untuk mengenang tanpa harus bicara banyak.
Lagu ini juga menyentil tema bahwa kadang kita ingin “berdansa satu kali lagi” karena itu adalah cara paling aman untuk mengucapkan selamat tinggal—tanpa kata-kata berat, tanpa janji palsu, hanya gerakan tubuh yang mengatakan semuanya. Banyak pendengar merasa lagu ini seperti pengingat: satu tarian bisa menjadi penutup yang indah untuk cerita yang sudah berakhir. Makna terdalamnya adalah bahwa “one dance” bukan tentang memulai kembali, melainkan tentang menerima bahwa momen itu adalah yang terakhir—dan itu sudah cukup.

Kesimpulan

One Dance adalah lagu yang langka: ringan sekaligus sangat emosional, sensual tapi penuh kerinduan, dan timeless tanpa terasa usang. Kekuatan utamanya terletak pada lirik yang intim dan penuh pertanyaan tak terjawab, melodi dancehall yang adiktif, serta vokal The Chainsmokers, Wizkid, dan Halsey yang terasa seperti momen pribadi di lantai dansa. Lagu ini berhasil menjadi teman bagi siapa saja yang pernah bertemu kembali mantan dan ingin “berdansa satu kali lagi”—membuat pendengar bergoyang sambil merasa sedikit rindu dan damai. Jika kamu sedang dalam fase “aku ingin satu malam terakhir denganmu tanpa janji besok”, lagu ini adalah pengingat yang tepat: satu tarian bisa menjadi penutup yang sempurna. Dengarkan sekali saja mungkin tidak cukup—karena setiap kali diputar ulang, kamu akan semakin merasakan kehangatan sekaligus kepedihan dalam kata-kata “one dance”. One Dance bukan sekadar lagu dansa; ia adalah potret jujur tentang nostalgia cinta lama yang tiba-tiba kembali menyala untuk satu malam terakhir. Dan itu, pada akhirnya, adalah makna paling indah dari sebuah lagu.

BACA SELENGKAPNYA DI…